Wednesday, 20 August 2008

Lagu yang "berbeda"

sedikit berbagi ttg lagu yg gw dengerin waktu wisnite (wisudaan-nite) HMS juli 2008. fyi, wisudaan kami bukanlah wisudaan yang mewah,apalagi hedon,mengingat udah dari wisudaan kmaren kami mengevaluasi diri agar stiap acara,setiap hal yg ada di wisnite tersebut haruslah memiliki makna dan kesinkronan dgn arah gerak si HMS, jgn hedon tanpa ada ekses yg membawa kebaikan organisasi. jgn beharap ada musik rock lagu2 yg sedang in,atau penampilan penari2 bencong dgn ampli2 bervoltase tinggi..jgn harap ada dekor gila2an yg ngabisin duit bnyk, jgn harap ada lighting gila2an, apalagi pesta fireworks. semua sederhana. panggung minjem gsg, backdrop minjem bekas backdrop gme-nya apres, karpet punya sendiri, lampu minjem sana sini, akustikan..
dan tiba2 ada slot waktu bwt bang Kop (Hokkop Situngkir) tokoh sipil 98 yg idealis bgt,, dy bikin slide refleksi yg isinya diantaranya lirik lagu2 yg dinyanyikan bersama2 nantinya..
inilah 2 diantaranya..


Menitip Mati (Mukti-Mukti)
Memahami mata yang kau pejamkan
adalah pulau yang jauh, di ufuk timur, matahari..
matahari..
kita yang masih bertani
berdiri menatap matahari
menitip mati,
melumat sepi,
esok pagi,
Revolusi..

merupakan lagu yang "nancep" banget di hati, ketika dinyanyiin sama bang kop, bang jolie (dgn pnuh penghayatan),hebru, sm sypa lagi tu gw lupa..bner2 bikin wisnite ngena bgt..lagu ttg petani yg menanti revolusi, yg mungkin hanya kita (mahasiswa) yg mampu melakukannya..



Cahaya Bulan (Eross)

Perlahan sangat pelan hingga terang kan menjelang
Cahaya kota kelam mesra menyambut sang petang
Di sini ku berdiskusi dengan alam yang lirih
Kenapa matahari terbit menghangatkan bumi?


Aku orang malam yang membicarakan terang
Aku orang tenang yang menentang kemenangan oleh pedang

Perlahan sangat pelan hingga terang kan menjelang
Cahaya nyali besar mencuat runtuhkan badai
Di sini ku berdiskusi dengan alam yang lirih
Kenapa indah pelangi tak berujung sampai di bumi?


Aku orang malam yang membicarakan terang
Aku orang tenang yang menentang kemenangan oleh pedang


Cahaya bulan menusukku, dengan ribuan pertanyaan
Yang takkan pernah kutahu, di mana jawaban itu
Bagai letusan berapi, bangunkanku dari mimpi
Sudah waktunya berdiri, mencari jawaban kegelisahan hati

Terangi dengan cinta di gelapku
Ketakutan melumpuhkanku
Terangi dengan cinta di sesatku
Di mana jawaban itu?

klo ga slh salah satu lagu di album soe hok gie..pertama dnger dari mas agam danlap ganteng wktu kita mlm2 duduk2 dpn dpr sambil ngulik2 lagu yg mw diciptain..taunya pas wisnite kluar ni lagu..fantastik.

No comments: