Monday, 13 October 2008

Mengapa?

Mengapa segala perlakuan baik hancur begitu saja oleh opini orang lain?
Mengapa harus terjadi hal ini lagi?
Pada saat aku tidak ada bayangan sedikit pun hal ini akan terjadi
Mengapa kita bisa jadi gila sesaat?
Menjadi bodoh kerasukan setan.
Mengapa?

3 comments:

mira said...

kenapa lo gan? mendadak dangdut, eh puitis gitu.

r e y t i a said...

i read some problems.

halo, kalo misalnya butuh temen cerita kita bisa kok menjalani ritual curhat ala kita jaman dulu: via message fs. tapi karena yang hip skarang fesbuk pake itu aja. hehehe :D

kal~em said...

kenap gan? meniru agam yang idola ITB?